Rabu, 01 Mei 2013

Jadilah Tokoh Protagonis dalam Hidupmu


Akhir-akhir ini saya  jadi sering nonton film, walaupun bukan pakarnya tentang film, tapi saya tau beberapa aktor dan aktris  dunia, sebut aktor film action Daniel Craig, setiap film yang dia peranin pasti ada adegan tembak-tembakannya, dan anehnya, dari ratusan peluru yang ditembak gak ada satupun yang kena.


Entah ini pembodohan publik atau pembohongan massal, karena mau gak mau seorang tokoh utama harus tetap hidup untuk menyelesaikan semua misinya, situasi memang seharusnya dibuat serumit mungkin untuk membuat suatu film menjadi menarik, tapi percayalah serumit apapun situasinya, seorang tokoh utama gak mungkin akan menyerah, ada 2 adegan di fim action yang paling sering saya lihat, pertama si pemeran utama dengan gagahnya keluar dari suatu gedung, lalu gedung tersebut meledak, kedua si pemeran utama dikejar-kejar oleh musuhnya dan terjadilah baku tembak, namun seperti yang saya katakan tadi, gak ada satu peluru pun yang mengenai si pemeran utama.

Dari semua yang saya katakan, pasti teman-teman akan berujar seperti ini :

“Iya, namanya juga film.”

Yap, saya juga dulu sering berujar seperti itu, tapi coba deh kalo kita pikir-pikir, kenapa kita enggak coba buat menempatkan diri kita sebagai seorang pemeran utama suatu film action? Ya, tentu saja saya tidak menyuruh teman-teman semua untuk lompat dari gedung seperti yang aktor-aktor film lakukan, maksud saya supaya kita bisa meniru semangat pantang menyerahnya, cobalah untuk mengatasi setiap realita kehidupan kita dengan senyuman dan hati yang tenang, walaupun saya menyadari, masalah yang ada dalam suatu film sama sekali berbeda dari yang kita alami sehari-hari, jika dalam suatu film, si tokoh utama disudutkan dalam posisi hidup atau mati, namun dalam kehidupan sehari-hari kita banyak mendapat masalah kecil yang cenderung melemahkan semangat kita.

Namun percayalah, walaupun semangat pantang menyerah tersebut hanya ada dalam film, setidaknya ada pelajaran yang dapat kita ambil, bahwa setiap awalan pasti ada akhiran, setiap kesedihan pasti ada kebahagiaan, setiap masalah pasti bisa terpecahkan.

Jadi, percayalah dalam setiap bidang yang kamu lakukan, bahwa kamu adalah si protagonisnya, lakukan usaha yang maksimal, dan bayangkan betapa kerennya ketika hal yang kamu inginkan menjadi kenyataan, tapi sepertinya usaha “berteman akrab” dengan kegagalan, ya kalo sudah begini, senjata andalan saya adalah kalimat yang Thomas Alfa Edison pernah katakan, bahwa dia sukses karena dia telah kehilangan apa yang disebut dengan kegagalan, berarti setiap kita mendapat 1 kegagalan, itu berarti juga kita telah kehilangan 1 kegagalan, masalahnya adalah kita tidak pernah tahu berapa jumlah kegagalan yang harus kita hilangkan, dan semangat pantang menyerah turut ambil bagian dalam sesi ini.

So? Fighting! J

4 komentar:

  1. alhamdulillah mengispirasi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oya? hehehe, makasih kunjungannya :)

      Hapus
  2. tjakep! walaupun kadang masalah kita terlalu pelik tetep jangan sampe nyerah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang, karena kalo nyerah, semua berakhir sudah :)

      Hapus